Kegiatan

Hari Kartini: Berani Bermimpi Lebih Tinggi Sejak Dini

Makna Hari Kartini untuk anak usia dini adalah mengenalkan nilai keberanian, semangat belajar, dan kesetaraan sejak dini. Melalui peringatan ini, anak-anak dapat belajar untuk percaya diri, menghargai pendidikan, serta memahami pentingnya saling menghormati satu sama lain. Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini. Beliau dikenal sebagai sosok yang memperjuangkan hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Di TK Presiden, momen ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengenalkan nilai-nilai positif kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Apa Makna Hari Kartini untuk Anak Usia Dini? Hari Kartini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang pembelajaran nilai kehidupan. Anak-anak dapat memahami makna Hari Kartini melalui hal-hal sederhana. Berikut makna Hari Kartini untuk anak: Dengan demikian, anak tidak hanya mengenal sejarah, tetapi juga belajar nilai yang bermanfaat untuk kehidupan mereka. Mengapa Hari Kartini Penting untuk Anak? Anak usia dini berada dalam tahap perkembangan karakter. Oleh karena itu, momen seperti Hari Kartini sangat penting untuk dimanfaatkan. Selain itu, anak-anak belajar bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Baik laki-laki maupun perempuan, semua memiliki hak untuk belajar dan meraih cita-cita. Ada banyak nilai dari sosok Kartini yang bisa dikenalkan kepada anak-anak. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk karakter yang kuat. Beberapa nilai utama tersebut antara lain: Melalui pendekatan yang sederhana, anak akan lebih mudah memahami dan menerapkannya. Peran TK Presiden dalam Menanamkan Nilai Kartini Di TK Presiden, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik. Lebih dari itu, sekolah juga menanamkan nilai karakter sejak usia dini. Melalui peringatan Hari Kartini, anak-anak didorong untuk berani, percaya diri, dan saling menghargai. Selain itu, mereka juga belajar bahwa setiap anak memiliki potensi yang sama untuk berkembang. Nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini masih sangat relevan hingga saat ini. Anak-anak perlu tumbuh dengan rasa percaya diri dan semangat belajar yang tinggi. Oleh karena itu, memperingati Hari Kartini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Silaturahmi President School 2026
Kegiatan

Silaturahmi President School: Kebersamaan di Hari Raya

Silaturahmi President School adalah kegiatan kebersamaan yang mempertemukan seluruh siswa dari berbagai unit untuk saling bermaafan dan mempererat hubungan setelah perayaan Idul Fitri. Kegiatan ini membantu anak belajar tentang kebersamaan, toleransi, dan nilai saling menghargai sejak usia dini. Pada tanggal 14 April 2026, seluruh siswa dari berbagai unit President School berkumpul dalam acara Silaturahmi President School yang diadakan di area SMP President School. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan terasa sejak awal acara dimulai. Anak-anak dari TK Presiden pun turut hadir dengan penuh antusias. Mereka mengikuti kegiatan bersama kakak-kakak dari unit SD, SMP, hingga SMA dalam satu momen kebersamaan yang istimewa. Apa Itu Silaturahmi President School? Silaturahmi President School merupakan kegiatan tahunan yang menjadi bagian dari perayaan Idul Fitri. Dalam kegiatan ini, seluruh anggota sekolah berkumpul untuk saling menyapa, bermaafan, dan mempererat hubungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk membangun rasa kebersamaan antar siswa dari berbagai usia dan latar belakang. Kegiatan seperti ini memiliki banyak manfaat penting, terutama bagi anak usia dini. Berikut beberapa manfaat utama: Dengan demikian, anak tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang baik. Belajar Nilai Kebersamaan Sejak Dini Melalui kegiatan Silaturahmi President School, anak-anak TK Presiden belajar bahwa kebersamaan adalah hal yang penting. Mereka melihat dan merasakan langsung bagaimana seluruh warga sekolah saling berinteraksi dengan hangat. Selain itu, anak-anak juga belajar untuk menghargai orang lain, baik teman sebaya maupun kakak-kakak dari unit lain. Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada hati yang bersih. Oleh karena itu, kegiatan silaturahmi ini menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan makna tersebut kepada anak-anak. Dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak belajar untuk meminta maaf dan memaafkan. Komitmen TK Presiden dalam Pendidikan Karakter Di TK Presiden, setiap kegiatan dirancang untuk mendukung perkembangan karakter anak. Tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada nilai-nilai kehidupan. Melalui kegiatan seperti Silaturahmi President School, anak-anak belajar tentang empati, kebersamaan, dan rasa hormat terhadap orang lain. Nilai-nilai ini akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan.

pengalaman anak tk melihat dunia bawah laut di akuarium
Kegiatan

Serunya Field Trip TK Presiden ke Jakarta Aquarium

Field trip TK Presiden ke Jakarta Aquarium Safari merupakan kegiatan pembelajaran luar kelas yang membantu anak mengenal berbagai jenis hewan secara langsung. Melalui pengalaman ini, anak dapat memahami habitat, karakteristik hewan, serta mengembangkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Pada Kamis (9/4/2026), anak-anak TK Presiden mengikuti kegiatan field trip yang seru dan penuh pengalaman baru. Kali ini, destinasi yang dikunjungi adalah Jakarta Aquarium & Safari, salah satu tempat edukasi favorit untuk mengenal dunia hewan secara langsung. Sejak awal keberangkatan, anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka tidak sabar untuk melihat berbagai jenis hewan yang selama ini hanya mereka lihat di buku atau layar. Apa yang Dipelajari Anak Saat Field Trip ke Jakarta Aquarium Safari? Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diajak berkeliling untuk melihat berbagai jenis hewan yang menarik dan unik. Mereka berkesempatan melihat secara langsung hewan-hewan seperti: Selain itu, anak-anak juga belajar mengenal bentuk, gerakan, dan habitat hewan. Dengan melihat secara langsung, anak lebih mudah memahami dibandingkan hanya melalui gambar atau video. Mengapa Field Trip Penting untuk Anak Usia Dini? Field trip bukan hanya sekadar rekreasi. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses belajar anak. Melalui field trip ke Jakarta Aquarium Safari, anak-anak mendapatkan manfaat seperti: Dengan demikian, anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung proses pembelajaran tersebut. Belajar Sambil Bermain yang Menyenangkan Field trip ini menjadi contoh metode experiential learning yang efektif. Anak-anak belajar sambil bermain tanpa merasa terbebani. Selain itu, mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mengamati dan bertanya. Oleh karena itu, rasa ingin tahu anak berkembang secara alami. Di sisi lain, suasana belajar di luar kelas membuat anak lebih rileks. Akibatnya, mereka lebih mudah menyerap informasi baru. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar untuk mencintai dan menghargai makhluk hidup. Mereka mulai memahami bahwa setiap hewan memiliki peran penting dalam ekosistem. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Nilai ini sangat penting untuk ditanamkan sejak usia dini. Komitmen TK Presiden dalam Pembelajaran Holistik Melalui kunjungan ke Jakarta Aquarium Safari, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Oleh karena itu, pengalaman ini akan membekas dan membantu perkembangan anak secara menyeluruh. Karena bagi kami, pendidikan terbaik adalah yang mampu menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan pembentukan karakter sejak dini.

News

Menanamkan Nilai Puasa Sejak Dini pada Anak Usia 3–5 Tahun

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga. Suasana yang hangat, kebersamaan saat berbuka, dan semangat berbagi membuat anak-anak ikut merasakan kegembiraannya. Namun, bagi anak usia 3–5 tahun, puasa bukanlah kewajiban. Di usia ini, yang terpenting adalah mengenalkan nilai-nilai di balik puasa dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Di TK Presiden, kami percaya bahwa pendidikan karakter dimulai sejak dini. Oleh karena itu, bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk menanamkan sikap sabar, disiplin, dan empati melalui kegiatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Belajar Sabar dengan Cara yang Menyenangkan Anak usia dini belum siap untuk berpuasa penuh. Namun, mereka bisa belajar menunggu waktu makan atau menahan diri dari camilan dalam durasi yang singkat. Kegiatan sederhana seperti “menunggu sampai jam tertentu sebelum makan” sudah menjadi latihan pengendalian diri yang baik. Selain itu, guru dan orang tua dapat memberikan apresiasi atas usaha kecil mereka. Dengan begitu, anak merasa dihargai dan semakin semangat mencoba lagi. Proses ini membantu membangun rasa percaya diri dan ketahanan diri secara bertahap. Mengenalkan Arti Berbagi Sejak Kecil Puasa juga identik dengan berbagi. Anak-anak dapat diajak menabung sebagian uang saku mereka untuk membantu sesama. Mereka juga bisa dilibatkan dalam kegiatan sosial sederhana, seperti menyiapkan paket sembako bersama orang tua. Melalui pengalaman nyata, anak belajar bahwa tidak semua orang memiliki kondisi yang sama. Dari sinilah empati mulai tumbuh. Nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter yang peduli dan penuh kasih. Disiplin dan Rutinitas yang Terarah Ramadhan membantu keluarga membangun rutinitas yang lebih teratur. Anak belajar bangun lebih pagi, mengikuti jadwal makan yang berbeda, dan memahami aturan yang disepakati bersama. Meskipun tidak berpuasa penuh, mereka tetap merasakan suasana disiplin yang positif. Di TK Presiden, nilai disiplin tidak diajarkan melalui tekanan, melainkan melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten. Anak belajar karena mereka memahami maknanya, bukan karena takut. Membentuk Karakter Sejak Usia Dini Pada akhirnya, tujuan mengenalkan puasa pada anak usia 3–5 tahun bukanlah tentang menahan lapar. Yang jauh lebih penting adalah membentuk karakter yang kuat sejak dini. Kesabaran, empati, kerja sama, dan rasa syukur adalah bekal hidup yang sangat berharga. Di TK Presiden, kami berkomitmen untuk mendampingi anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang baik. Karena kami percaya, anak yang berkarakter akan tumbuh menjadi pribadi yang membawa dampak positif bagi sekitarnya.

Anak-anak TK Presiden tampil dance dalam Perayaan Imlek President School di atas panggung merah
Kegiatan

Perayaan Imlek President School Yang Penuh Makna

Momen Spesial yang Menyatukan Semua Kamis kemarin menjadi hari yang penuh warna di lingkungan President School. Seluruh siswa dari berbagai unit berkumpul dalam Perayaan Imlek President School yang berlangsung meriah dan hangat. Dari TK hingga SMA, semua hadir dalam satu suasana kebersamaan. Anak-anak terlihat antusias sejak awal acara dimulai. Tawa dan senyum mereka membuat perayaan ini terasa semakin istimewa. Keberanian Kecil di Panggung Besar Anak-anak TK Presiden turut ambil bagian dengan menampilkan ballet dan dance. Dengan langkah kecil dan ekspresi polos mereka, panggung terasa hidup dan menggemaskan. Di balik penampilan tersebut, ada proses latihan, disiplin, dan keberanian yang patut diapresiasi. Bagi anak usia dini, berdiri di atas panggung besar bukan hal yang sederhana. However, pada hari itu mereka membuktikan bahwa dengan dukungan guru dan orang tua, mereka mampu tampil dengan percaya diri. Keceriaan Bersama Barongsai Saat pertunjukan liong dance dan barongsai dimulai, mata anak-anak langsung berbinar. Mereka terpukau oleh gerakan yang lincah dan musik yang energik. Suasana menjadi semakin meriah ketika anak-anak maju dengan penuh semangat untuk memberikan angpao yang telah mereka siapkan. Momen ini menjadi pengalaman budaya yang tak terlupakan. Anak-anak tidak hanya menonton, tetapi ikut merasakan makna tradisi tersebut. Belajar Menghargai dalam Keberagaman Melalui Perayaan Imlek President School, anak-anak belajar bahwa Indonesia kaya akan budaya dan tradisi. Mereka diajak memahami bahwa setiap perayaan memiliki arti dan nilai yang penting. Dari sinilah sikap toleransi dan rasa hormat mulai tumbuh. Anak-anak belajar untuk menghargai perbedaan dengan hati yang terbuka. Nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter sejak usia dini. Membangun Karakter, Bukan Hanya Prestasi Di TK Presiden, setiap kegiatan dirancang bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk membentuk karakter. Perayaan seperti ini menjadi sarana nyata untuk menanamkan empati, keberanian, dan kebersamaan. Anak-anak belajar melalui pengalaman langsung yang menyenangkan. Kami percaya bahwa pendidikan terbaik adalah pendidikan yang menyentuh hati. Karena anak yang berkarakter baik akan tumbuh menjadi pribadi yang membawa dampak positif bagi sekitarnya.

Murid TK Presiden berpartisipasi pada kegiatan Caring Month
Kegiatan

Caring Month TK Presiden: Menumbuhkan Rasa Empati Pada Anak

Belajar Peduli Sejak Usia Dini Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, TK Presiden mengadakan kegiatan bertajuk Caring Month. Kegiatan ini merupakan inisiatif sekolah untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui Caring Month, anak-anak diajak memahami bahwa membantu sesama adalah hal yang penting. Mereka belajar bahwa kebaikan dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Belajar Membantu dari Rumah Selama satu bulan, anak-anak diminta untuk membantu pekerjaan ringan di rumah bersama orang tua. Kegiatan ini disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Contohnya: Dari kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa membantu adalah bentuk tanggung jawab. Mereka juga memahami bahwa setiap usaha memiliki nilai. Setelah membantu di rumah, anak-anak mendapatkan reward berupa uang saku dari orang tua. Uang ini tidak langsung digunakan, tetapi ditabung sebagai bagian dari kegiatan Caring Month. Setiap hari Jumat, anak-anak membawa tabungan mereka ke sekolah. Uang tersebut kemudian dikumpulkan bersama-sama ke dalam sebuah celengan besar. Kegiatan ini dilakukan secara rutin selama satu bulan. Melalui proses ini, anak-anak belajar menabung, bersabar, dan menghargai hasil usaha mereka sendiri. Dari Tabungan Menjadi Aksi Berbagi Uang yang terkumpul selama Caring Month digunakan untuk membeli sembako. Sembako tersebut kemudian disalurkan ke: Anak-anak diperkenalkan pada konsep berbagi dengan cara yang nyata. Mereka melihat bahwa tabungan yang dikumpulkan bersama dapat membantu orang lain. Pengalaman ini membantu anak memahami bahwa kebaikan kecil dapat memberi dampak besar. Nilai-Nilai Karakter yang Ditanamkan Melalui kegiatan Caring Month, anak-anak TK Presiden belajar banyak nilai penting, antara lain: Nilai-nilai ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang terus dikembangkan di TK Presiden. Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Keberhasilan Caring Month tidak lepas dari peran orang tua. Orang tua mendampingi anak saat membantu di rumah dan menanamkan nilai tanggung jawab secara langsung. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga ini membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan konsisten. Melalui Caring Month, TK Presiden menegaskan komitmennya dalam membentuk anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik. TK Presiden percaya bahwa empati, kepedulian, dan sikap berbagi adalah bekal penting bagi anak untuk masa depan mereka.

Perayaan Natal President School
Kegiatan

Perayaan Natal President School 2026: Ceria dan Penuh Makna

Momen Istimewa dalam Perayaan Natal President School Pada Kamis, 15 Januari 2026, suasana hangat dan penuh sukacita terasa di lingkungan President School. Seluruh unit pendidikan berkumpul dalam satu acara gabungan untuk merayakan Perayaan Natal President School. Kegiatan ini menjadi momen spesial untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa syukur, serta menyambut tahun yang baru dengan penuh harapan. Dalam perayaan Natal President School ini, anak-anak dari TK Presiden turut berpartisipasi dengan penuh semangat. Mereka tampil percaya diri di atas panggung dan memberikan penampilan terbaik yang berhasil mencuri perhatian seluruh hadirin. Penampilan Spesial dari Anak-Anak TK Presiden Sebagai bagian dari rangkaian acara, anak-anak TK Presiden mempersembahkan dua penampilan utama, yaitu: Kedua penampilan ini merupakan hasil dari latihan yang dilakukan dengan penuh kesungguhan. Anak-anak berlatih secara konsisten bersama guru, belajar menghafal gerakan, mengikuti irama, serta bekerja sama dengan teman-temannya. Saat tampil di panggung, mereka menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri yang membanggakan. Tepuk tangan meriah dari para penonton menjadi bukti bahwa usaha dan kerja keras anak-anak terbayar dengan penampilan yang apik dan berkesan. Antusiasme dan Kebanggaan Orang Tua Perayaan Natal President School ini juga menjadi momen emosional bagi para orang tua. Melihat anak-anak mereka tampil di atas panggung dengan percaya diri tentu menghadirkan rasa bangga dan haru. Beberapa orang tua tampak antusias mengabadikan momen tersebut, sementara yang lain tersenyum menyaksikan anak-anak menari dan bernyanyi dengan penuh sukacita. Acara ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang proses belajar dan keberanian anak untuk mengekspresikan diri. Makna Natal bagi Anak-Anak di President School Natal bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarat dengan nilai dan pesan kehidupan. Melalui perayaan Natal President School, anak-anak diperkenalkan pada makna Natal dengan cara yang sederhana dan sesuai usia mereka. Natal mengajarkan tentang kasih, kebersamaan, dan berbagi. Anak-anak belajar bahwa Natal adalah waktu untuk saling mengasihi, menghargai satu sama lain, dan bersyukur atas segala hal baik yang mereka miliki. Dalam suasana perayaan bersama, mereka juga belajar tentang kebersamaan lintas unit dan pentingnya hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan di TK Presiden sejak usia dini. Kebersamaan sebagai Kekuatan Utama Perayaan Natal President School menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam dunia pendidikan. Kolaborasi antara siswa, guru, staf, dan orang tua menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna. Bagi anak-anak TK Presiden, pengalaman tampil di acara besar seperti ini akan menjadi kenangan indah yang membekas. Pengalaman ini membantu mereka belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan keberanian untuk tampil di depan umum — bekal penting untuk perjalanan pendidikan mereka ke depan. Perayaan Natal & Tahun Baru President School 2026 bukan hanya sebuah acara, tetapi sebuah pengalaman berharga yang mempertemukan sukacita, pembelajaran, dan kebersamaan.Melalui penampilan ballet dan sing & dance, anak-anak TK Presiden menunjukkan bahwa dengan latihan, dukungan, dan kasih, setiap anak mampu memberikan yang terbaik. ✨ Selamat Natal dan Tahun Baru dari keluarga besar TK Presiden. Semoga kasih, damai, dan harapan selalu menyertai langkah kita semua.

News

Hari Pertama Sekolah Setelah Libur Panjang di TK Presiden

Kembali ke Sekolah dengan Senyum dan Semangat Baru Hari pertama sekolah menjadi momen yang penuh cerita di TK Presiden. Setelah menikmati libur panjang, anak-anak akhirnya kembali melangkahkan kaki ke sekolah. Suasana pagi dipenuhi senyum ceria, pelukan hangat dari orang tua, serta sapaan ramah dari guru-guru yang sudah siap menyambut mereka. Bagi sebagian anak, hari pertama masuk sekolah terasa sangat menyenangkan karena bisa kembali bertemu teman-teman. Namun bagi sebagian lainnya, momen ini juga bisa menghadirkan rasa canggung, rindu rumah, atau butuh waktu untuk beradaptasi kembali. Semua perasaan tersebut adalah hal yang wajar dalam proses tumbuh kembang anak usia dini. Suasana Hari Pertama di TK Presiden Sejak pagi, guru dan staf TK Presiden menyambut anak-anak dengan penuh kehangatan. Kelas-kelas kembali ramai oleh tawa, cerita liburan, dan aktivitas ringan yang dirancang khusus untuk membantu anak-anak beradaptasi kembali dengan rutinitas sekolah. Anak-anak diajak untuk berbagi pengalaman selama liburan, bermain bersama, serta mengikuti kegiatan yang menyenangkan tanpa tekanan. Pendekatan ini membantu mereka merasa aman, diterima, dan kembali nyaman berada di lingkungan sekolah. Hari pertama ini bukan tentang pencapaian akademik, melainkan tentang membangun kembali rasa aman, percaya diri, dan semangat belajar. Tips Parenting Agar Anak Kembali Bersemangat Sekolah Peran orang tua sangat penting dalam membantu anak menjalani hari pertama sekolah setelah libur panjang. Berikut beberapa tips parenting yang bisa diterapkan di rumah: 1. Bangun Rutinitas Secara Bertahap Beberapa hari sebelum sekolah dimulai, orang tua bisa mulai menyesuaikan jam tidur dan bangun anak. Rutinitas yang konsisten membantu tubuh dan emosi anak lebih siap menghadapi aktivitas sekolah. 2. Ajak Anak Bercerita Tentang Sekolah Tanyakan hal-hal sederhana seperti: Percakapan ringan ini membuat anak merasa didengar dan dihargai. 3. Validasi Perasaan Anak Jika anak merasa sedih atau enggan ke sekolah, orang tua sebaiknya tidak langsung memaksa. Dengarkan perasaannya dan yakinkan bahwa perasaan tersebut wajar. Kalimat seperti “Tidak apa-apa merasa rindu, nanti juga akan lebih nyaman” sangat membantu. 4. Ciptakan Antisipasi Positif Ceritakan hal-hal menyenangkan yang bisa anak lakukan di sekolah, seperti bermain dengan teman, mengikuti kegiatan seru, atau bertemu guru favoritnya. Antisipasi positif dapat meningkatkan semangat anak. 5. Berikan Apresiasi Selain itu, apresiasi sederhana seperti pujian atau pelukan setelah anak pulang sekolah dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Anak akan merasa bangga karena berhasil melewati hari sekolah dengan baik. Melangkah Bersama di Awal Perjalanan Baru Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang adalah langkah awal dari perjalanan belajar yang baru. Setiap senyum, cerita, dan proses adaptasi anak hari ini adalah bagian penting dari tumbuh kembang mereka. TK Presiden siap mendampingi anak-anak dengan penuh kasih, kesabaran, dan semangat belajar. Bersama orang tua, kami berharap tahun ajaran ini menjadi waktu yang penuh kebahagiaan, pembelajaran, dan kenangan indah bagi setiap anak. ✨ Selamat datang kembali di sekolah, anak-anak hebat TK Presiden!

President Kindergarten
Kegiatan

President Kindergarten Exciting Field Trip to KidZania: A Day Full of Learning and Fun!

On February 20, 2025, the students of President Kindergarten embarked on an unforgettable educational adventure to KidZania Jakarta, a miniature city where children experience real-world professions through role-playing activities. This field trip was part of TK Presiden’s commitment to providing hands-on learning experiences that enhance creativity, confidence, and curiosity in early childhood. What is KidZania? KidZania is an edutainment center that combines learning and entertainment, specially designed for children. Inside this child-sized city, kids explore more than 100 role-playing activities that mirror real-life professions—from doctors, firefighters, chefs, and pilots to broadcasters and factory workers. It’s a safe and interactive environment that encourages children to explore their interests while building life skills such as teamwork, communication, and independence. President Kindergarten Students Unforgettable Experiences During the field trip, TK Presiden students had the opportunity to explore several exciting activities: A Meaningful Learning Journey This field trip wasn’t just about fun—it was also a valuable learning journey. By engaging in realistic role-plays, our students discovered new talents, explored different careers, and learned about the value of work and responsibility. The experience supports TK Presiden’s vision of nurturing holistic development through creative and meaningful learning methods. Why We Choose Experiential Learning At TK Presiden, we believe that experiential learning plays a crucial role in early childhood development. Field trips like these are not only enjoyable but also support the development of social skills, problem-solving abilities, and real-world understanding.

Chinese New Year
Uncategorized

Celebrating Chinese New Year at President School: A Joyful Moment of Culture and Tolerance

On February 10, 2025, President School came alive with vibrant colors, traditional music, and joyful performances to celebrate Chinese New Year. The event was a heartwarming celebration of culture, unity, and mutual respect, attended by the entire President School community, from preschoolers to senior high school students. The celebration began with an opening speech by Mrs. Justin Endramukti, Treasurer of the President University Foundation (YPUP), followed by a warm welcome from Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto, Secretary of YPUP. Their presence and support highlighted the importance of cultural appreciation in shaping inclusive education. This year’s Chinese New Year celebration was truly special, featuring performances from students of all levels—President School Nature & Character (PSNC), Kindergarten (TK), Elementary School (SD), Junior High School (SMP), and Senior High School (SMA). Each performance reflected the students’ enthusiasm and creativity, showcasing various elements of Chinese culture in a fun and engaging way. One of the most anticipated moments of the event was the Barongsai (lion dance) performance. The energetic and colorful dance mesmerized the audience, especially the young learners from TK Presiden, who watched in awe and excitement. The Barongsai is not only a symbol of luck and prosperity but also a powerful way to introduce children to diverse traditions from an early age. At TK Presiden, cultural celebrations like Chinese New Year are more than just events—they are opportunities to instill values of tolerance, respect, and global understanding. By engaging children in such meaningful activities, TK Presiden nurtures their character and helps them grow into empathetic and open-minded individuals. This celebration reflects President School’s commitment to promoting multicultural values and fostering a learning environment where every student feels seen, respected, and inspired.

Scroll to Top